Tuesday, 29 December 2015

Garen "the Might of Demacia"





Di penjuru Valoran, keteguhan hati tentara militer Demacia selalu dihormati, meskipun itu disambut dengan baik ataupun ditentang Peraturan dasar mereka yang "tanpa ampun" dijunjung tingi baik oleh para tentara maupun rakyat biasa. Dalam pertempuran ini berarti tentara Demacia tidak boleh mengeluh, melarikan diri, ataupun menyerah dalam kondisi apapun. prinsip ini ditunjukkan pada pasukannya lewat kepemimpinan, Garen, seorang prajurit tangguh yang memiliki gelar "the might of Demacia" adalah standar bagi para pemimpin. Ribuan prajurit pemberani telah bangkit dan tewas dalam perang penuh pertumpahan darah antara demacia dan muuh bebuyutannya, Noxus.

Di bawah bendera mereka yang penuh kebanggaan itulah dalam suatu peperangan Garen pertama kali bertemu dengan KATARINA, the Sinister Blade. Prajurit lain yang menyaksikan duel mereka (dan bertahan hidup) mengatakan bahwa keduanya seperti sedang terjebak dalam tarian pedang yang tidak pernah berakhir.

Sebagai kebanggaan dari pasukan militer Demacia dan pimpinan Dauntless Vanguard, ini adalah pertama kalinya Garen kembali dengan kelelahan, meskipun ada yang bilang ada alasan lain yang membuat keadaannya menajadi seperti ini. Rumor ini semakin menyebar karna Garen selalu berusaha berhadapan dengan sang Sinister Blade kapanpun dia bisa. Sebagai teladan bagi seluruh pasukan Demacia, Garen tidak menghiraukan gosip tersebut, karena dia tahu orang lain tidak akan mengerti apa yang dia rasakan Bagi seorang ksatria sejati, perasaan untuk berhadapan dengan lawan yang seimbang bisa menjadi alasan untuk bangun dan penuh semangat setiap pagi. Adanya seseorang seperti itu, apalagi yang secantik dia dan kebetulan juga merupakan musuh bebuyutannya, adalah alasan keberadaan Garen hingga sekarang.

"Cara paling efektif untuk membunuh lawan adalah dengan menghunuskan pedang melalui orang di sebelahnya" - Garen, Tentang Strategu barisan depan














Berikut adalah cuplikan cara Bermain Katarina :  Tips berman Katarina

Jangan lupa baca cerita champion yang lain nya ya terimakasih :)

No comments:

Post a Comment